Tuesday, February 28, 2012

A JOYFUL Ministry

Pelayanan yang menyenangkan!
Siapa yang tidak ingin, bisa melakukan pelayanan yang menyenangkan diri sendiri, orang lain dan tentu saja Tuhan!

Pada kenyataannya, melayani dengan senang hati ternyata tidak mudah. Bagi para pemandu pujian dan pemusik, pengorbanan besar dilakukan dengan memberikan waktu, tenaga dan pikiran dalam mempersiapkan pelayanan. Dalam persiapan pelayananpun banyak hal yang membingungkan sehingga sering membuat para pelayan tegang dan stress.
Hmmm ... rekan-rekan pemandu pujian dan pemusik, pernakah anda mengalami:

STRESS ALA PEMANDU PUJIAN
- Nggak pede karena merasa suara pas-pasan kok harus menyanyi di depan mic, ditonton orang pula!
- Karena ngga pede, megang mic dijauhkan sedikit supaya kalo ada kesalahan tidak ketahuan jemaat.
- Saat intro mulai deg-degan lalu pasang telinga baik-baik, saat rekan pemandu lain mulai nyanyi baru ngikut ...
- Bingung membedakan antara menyanyi sebagai pemandu, dan sebagai anggota paduan suara ... emang ada bedanya?
- Salah tingkah saat pelayanan: ingin berekspresi kok malu ... diam saja kok kayanya kaku, malu dilihat jemaat.
- Supaya aman memasang tampang yang sama, gaya yang sama, teknik yang sama persis untuk semua lagu yang dinyanyikan.
- Merasa suara sendiri kok lain dengan teman-teman satu tim, ragu-ragu, apa suara saya terlalu menonjol?
- Sebaliknya, kadang merasa suara teman-teman kok dominan banget, saya nggak nyanyi pun sepertinya nggak ada efek.
- Akhirnya supaya aman, untuk nada-nada yg tinggi karena terlalu beresiko, mending lipsync saja dehhhhhh.

STRESS ALA PEMUSIK
- Bingung dan sulit menyesuaikan saat harus bermain duet dengan pemusik lain.
- Pingin ngasi improvisasi/variasi saat ibadah, namun takut nggak nyambung dengan arrangement yang ada.
- Tegang karena nggak menguasai cara mengoperasikan alat musik dengan register dan pilihan suara yang sangat banyak.
- Jemaat dan pemandu tiba-tiba menyanyikan lagu dengan tempo yg jauh lebih lambat dari intro, apa yang harus dilakukan ?
Perlukah tetap "menyeret"? atau "menyerah" daripada menyanyikan lagu jadi kejar-kejaran.
- Saat organis menggunakan rythm box yang agak rumit, pianis bingung apa juga perlu memainkan rythm yang sama.

Jika anda pemandu atau pemusik, pastilah pernah mengalami sedikitnya satu dari antara point-point di atas. Hal ini membuktikan bahwa masih banyak hal-hal teknis yang penting dipelajari baik oleh pemusik maupun pemandu ...
Dan kesempatan itu telah tiba!

Komisi Musik Gerejawi GKI Kutisari Indah mengadakan CAMP MUGER untuk memperdalam pengetahuan dan skill kita dalam bermusik. Acara akan diadakan pada:

23-24 Maret
di Griya Kusuma Indah Pacet
Berkumpul di GKU Kutisari Indah pukul 10.00

Kontribusi Peserta Rp. 50.000 sudah termasuk:
Biaya penginapan | Makan | Snack | Transportasi Bus AC | Materi

Komuger mengundang seluruh pemandu dan pemusik untuk bergabung dalam acara ini, kita akan bersama-sama belajar banyak hal untuk meningkatkan kemampuan kita. Dengan bekal kemampuan yang lebih, kita akan dapat menghasilkan pelayanan yang lebih menyenangkan diri sendiri, orang lain dan tentu saja Tuhan!

For more information please contact:
Samuel +62 81 852 5715
Hana +62 81 3322 40711
atau email ke NMC: nmc.gkikutisari@gmail.com

{Article by Milka Yustanika}